Halaman


Minggu, 27 Maret 2011

Mengenal IP Address


catatan ke-5
MENGENAL IP ADDRESS

IP address disebut juga dengan ICP IP Address. IP (Internet Protokol) adalah alamat yang kita gunakan dalam jaringan. Dalam kehidupan, masing-masing kita mempunyai alamat rumah, yang terdiri dari nama jalan, gang rumah, nomor rumah sampai pada kode pos wilayah rumah kita. Nah, dijaringan, kita juga mempunyai alamat seperti alamat rumah namanya alamat jaringan yang disebut IP Address. IP Address terdiri dari angka-angka.
Jenis-jenis bilangan pada IP Address:
1.   Jenis bilangan berbasis decimal yaitu bilangan berbasis 10 yaitu mulai dari angka 1-9 (1,2,3,4,5,6,7,8,9).
2.  Jenis bilangan berbasis biner yaitu bilangan berbasis 2 yaitu angka 0 dan angka 1.
3.  Jenis bilangan berbasis hexa decimal yaitu bilangan berbasis angka dan huruf yang berjumlah 16 yang terdiri dari angka 0-9 (1,2,3,4,5,6,7,8,9) dan huruf a-f (a,b,c,d,e,f).
Nah, yang kita pelajari sekarang adalah IP Address menggunakan jenis bilangan berbasis decimal. Alamat IP Address mempunyai 4 bagian, bagian itu dapat di contohkan seperti ini: 192.168.2.1
192.168 adalah ibarat nama seperti alamat jalan suatu rumah
192.168.2 adalah ibarat gang rumah/ atau blok rumah
192.168.2.1 adalah ibarat nomor rumah sehingga dengan adanya alamat akan lebih mudah menuju suatu alamat dan kesalahan alamat yang hampir tidak ada. Nomor rumah yang paling tinggi hanya sampai pada nomor 254.
Sedangkan kode posnya, seperti contoh ini 255.255.255.0 ini wajib diisikan agar dapat dijalankan.
          Nah, untuk komputer yang lokalan (yang berada dalam satu kawasan) untuk alamat IP Address menggunakan alamat yang sama dan yang hanya dirubah adalah nomor dibelakangnya(yang disebut nomor rumah tadi).
          Selanjutnya kita masuk pada pengaturan IP Addres.
caranya :
1. Klik start >> control panel
   











2. klik network and internet connection
    




















3. klik lagi network connection
  






















4. klik lokal area connection 3
























4. double klik internet protokol






































5.pengaturan yang telah otomatis






































6. untuk pengaturan secara manual isikan Ip Address yang kita pelajari di awal


























7. klik OK
  





          Nah, setelah kita mengatur ip addressnya, selanjutnya kita harus mengatur komputer supaya komputer yang terdiri lebih dari satu komputer yang berada dilokalan yang sama bisa menerima atau sharing dengan komputer lainnya. caranya:
1.klik start






















2.klik network and internet connection





















3. klik windows firewall



























4. centang off (not recommended)


kalau centang off, berarti kita mengizinkan orang lain atau komputer lain untuk berhubungan dengan komputer kita.






























5. klik OK




        Setelah kita mengatur komputer supaya bisa connect ke internet dan mengatur supaya bisa berhubungan dengan komputer lain yang lokalan, selanjutnya kita harus mengetahui juga apakah komputer yang lokalan dengan kita telah membuka aksesnya atau belum, itu dapat diketahui dengan cara:
1.klik start >> Run






































2. ketik cmd di kotak Run






















3. muncul kotak command prompt dan ketikkan  ipconfig

 ipconfig >> untuk melihat komputer sendiri
ipconfigall >> untuk melihat secara keseluruhan komputer yang telah menonaktifkan firewallnya.




sedangkan untuk melihat komputer lain telah nyambung atau belum dengan komputer kita caranya dapat mengetikkan dicommand prompt : ping 192.168.2.1 (angka dibelakang harus sesuai dengan komputer yang kita tuju.


 sekian ilmunya, mohon kritik dan saran yang membangun dari para pembaca ^_^

Senin, 21 Maret 2011

Memasang kabel LAN dengan connector Rj 45

catatan ke-4
Praktek pemasangan kabel lan ke konektor untuk membuat jaringan

Alat-alat yang disediakan:
1. Kabel utp
kabel utp
kedua ujung kabel ini akan dipasangkan konector.






2. connector rj 45
connector rj 45
penyambung antara ke pc dan ke LAn







3. crimp tool
Alat yang berfungsi :
- memotong kabel dengan mata pisau yang saling berhadapan.
- melepas pembungkus kabel
- memasang konektor ke kabel dengan menjepitkannya





4. lan tester
fungsi:
- melihat koneksi antar kabel, apakah pin-pin yang terkoneksi sesuai dengan  yang   seharusnya.







5. Pengupas Kulit kabel

Caranya : masukkan ujung kabel 1-3 cm ke dalam lubang dan putarlah, alat ini hanya akan mengupas kulit kabel, tidak merusak kabel.







Langkah-langkah kerja:
1. Potonglah kabel utp sesuai kebutuhan dengan menggunakan crimp tool
2. Kupas plastik atau pelindung kabel dengan menggunakan mata pisau pada crimp tool

    caranya: 
- masukkan ujung kabel utp kedalam lubang crimp tool yang ada mata pisau yang saling  berhadapan, putar-putar. sehingga menjadi seperti gambar disamping kanan ini.



 - kabel yang terdiri dari 4 pasang ini, bukalah dari pasangannya, dan luruskan  sehingga terlihat rapi.




kabel yang telah dirapikan
setelah rapi seperti gambar disamping, susunlah kabel itu seperti gambar dibawah ini:
                  Keterangan gambar diatas, dimulai dari kiri kekanan:
                  1. putih-orange                      
                  2. orange
                  3. putih-hijau       
                  4. biru
                  5. putih-biru         
                  6. hijau
                  7. putih-cokelat    
                  8. cokelat 


3. Potong ujung kabel yang telah dirapikan tadi menggunakan crimp tool
tujuan dirapaikan untuk mempermudah kita memasukkan ujung kabel tersebut ke dalam connector.




4. ambillah konecktor, dan pegang seperti gambar disamping ini:
      pin kuning menghadap kekita dan warna putih-orange dan orange-putih dimulai dari kiri.









Masukkanlah kabel dan hasilnya seperti gambar dibawah ini;








5. Jepitlah konector yang telah ada kabel didalamnya tersebut dengan crimp tool, 
HATI-HATI perhatikan lagi urutan kabel yang telah tersusun dalam konektor tersebut, jangan sampai salah.

biasanya, akan terdengar bunyi yang menandakan penjepitan selesai.



6. cek koneksi kabel dan connector dengan lan tester

Masukkan kabel lan yang sudan dipres atau dijepit tadi ke dalam lubang yang ada disebelah kanan tester disamping, sesuaikan lubangnya dengan bentuk konektor, apabila tepat dalam memasukkannya, akan terdengar bunyi, setelah itu akan muncul gamba seperti jaringan kabel beserta angka-angka pasangannya. jika gambar menunjukkan urutan sama panjang dan sesuai dengan pasangannya, maka pekerjaannya anda tepat.

Jika ada kesalahan dalam penyusunan kabel maka di alat ini akan muncul kata "split" .


Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca…
Mohon sarannya jika terdapat kesalahan pada tulisan ini…terimakasih..



Jumat, 11 Maret 2011

Penggunaan word processing (Lanjutan)

 Catatan ke-3 Lanjutan


Dalam membuat karya tulis ilmiah, kita sering menggunakan 2 bagian yang berbeda yaitu bagian kata pengantar termasuk daftar isinya menggunakan nomor halaman dengan bentuk angka romawi (i, ii, iii, iv dst) sedangkan untuk halaman per babnya kita menggunakan angka (1,2,3,4 dst). kalau biasanya kita memisahkan halaman tersebut agar kita dapat menggunakna 2 pemberian nomor yang berbeda. Dalam pengeditan biasa kita hanya dapat mengaturnya satu kali dan yang kita atur itu berlaku untuk semua halaman. nah untuk membuat 2 bagian nomor halaman yang berbeda dalam satu file, kita dapat melakukan hal sebagai berikut:
  1. Aturlah dulu semua halaman kita dengan menggunakan sistem page break bukan enter lagi (digunakan   untuk halaman yang hanya terpakai setengah halaman).
  2. cara mengaturnya:
  • Kalau sebelumnya kita menggunakan enter jika mau pindah ke halaman berikutnya sekarang     gunakanlah page break, caranya: Pada word 2003 : menu insert >> break >> akan muncul kotak break >> klik page break >> ok. teks akan berpindah dengan sendirinya ke halaman berikutnya dan halaman awal tadi akan muncul tulisan "page break". pada word 2007: menu page layout >> break >> klik tanda panah >> pilih page. teks tersebut akan pindah ke halaman berikutnya, dan halaman sebelumnya itu ada  tulisan "page break".
  • Setelah semua halaman-halaman tersebut telah menggunakan page break, kita akan lebih mudah dalam memberikan 2 nomor halaman yang berbeda di satu file yang sama. contoh penggunaan break: pada setelah daftar isi, jika setelah daftar isi terdapat halaman kosong dibawahnya, maka untuk pindah ke halaman     berikutnya jangan gunakan enter lagi, tapi gunakanlah page break. atau pada akhir teks dari bab, untuk masuk ke bab selanjutnya kita akan membutuhkan halaman baru, maka gunakanlah page break untuk pindah ke halaman yang berikutnya.
    Tujuan dari pengaturan page break ini adalah agar kita mudah dalam membuat nomor halaman yang berbeda jenisnya dalam satu file karya tulis.
  1. sekarang memberi nomor halaman, caranya masih seperti cara lama yaitu: Pada word 2003: menu insert >> page number >> dan edit sesuai kebutuhan, untuk memformat jenis angka, klik format dan pilihlah jenis angka  >> ok. Dengan melakukan hal itu berarti kita telah memberi nomor halaman pada file kita. ingat,  letakkanlah kursor diawal kata dari teks kita. File kita akan dengan sendirinya memberi nomor halaman dan mengurutkannya sesuai dengan banyak file kita.
  2. Untuk mengubah nomor halaman kita menjadi angka bukan angka romawi, kita dapat melakukan hal sebagai berikut:
  • kliklah halaman kosong dari halaman terakhir, maka akan muncul tulisan page break tadi >> hapuslah page break itu >> teks yang dibawah akan naik ke atas >>   pastikan kursor terletak di teks yang akan kita beri nomor halaman yang berbeda itu lalu >> insert >> break >> pilih next page. maka teks itu akan pindah kebawah atau ke halaman berikutnya dengan nomor yang berbeda. ingat ya teman, jangan sampai lupa memformat angka romawi tadi dirubah ke angka dan start at nya  Jangan lupa karena kalau star at itu tidak diganti jadi satu bisa jadi angkanya akan berurutan walaupun berbeda jenis. contohnya: teks akhir berhalaman iv karena kita lupa mengubahnya maka halaman selanjutnya akan menjadi 5.
  • langkah yang sama bisa dilakukan pada word 2007.


Note: jangan lupa klik dulu tanda "p" (menghadap kekiri) untuk bisa melihat dan menghapus page break.

Semoga bermanfaat yah buat pembaca..!!

Kamis, 03 Maret 2011

catatan 2 (komputer 2)


Penggunan Word Processing untuk membuat daftar isi, daftar tabel dan daftar gambar
DAFTAR ISI
Daftar isi adalah daftar yang selalu kita buat dalam pembuatan karya ilmiah yang berguna sebagai petunjuk bagi pembaca. Untuk membuat daftar isi biasanya kita membuat secara manual yang membutuhkan waktu yang lama. Untuk mempermudah pekerjaan kita dalam membuat daftar isi, alangkah baiknya kita memanfaatkan wordprocessing yang ada di microsoft word. Dengan menggunakan word processing pekerjaan kita akan lebih mudah dan lebih cepat.
Dalam membuat daftar isi tersebut kita membutuhkan heading, headinglah yang akan digunakan sebagai pengatur dalam pembuatan daftar isi. Heading dalam pengaturannya sesuai dengan spasi yang dipergunakan suatu kalimat. dapat dicontohkan sebagai berikut:

Kata pengantar
Daftar isi
Daftar table
Daftar gambar
Bab I Pendahluan
A.    Latar Belakang
B.     Batasan Masalah
C.     Rumusan Masalah
D.    Tujuan Penulisan
E.     Manfaat Penulisan
1.      Bagi sekolah
2.      Bagi pembaca
Bab II Isi
A.    Pengertian
B.     Ruang lingkup
C.     Tujuan
1.      Dari segi sekolah
2.      Dari segi peserta didik
3.      Dari segi guru
4.      Dari segi lingkungan
D.    Fungsi
E.     Pengaruh
Bab III Penutup
A.    Kesimpulan
B.     Saran
DAFTAR PUSTAKA

Kalimat yang berwarna merah adalah heading 1 sehingga pengaturannya nanti menggunakan heading 1.
Kalimat yang berwarna biru adalah heading 2 sehingga pengaturannya nantipun menggunakan heading 2.
Kalimat yang berwarna hijau adalah heading 3 sehingga pengaturannya nantinpun menggunakan heading 3.

LANGKAH-LANGKAH DALAM MEMBUAT DAFTAR ISI :
1.        Bloklah masing-masing judul yang telah kita ketahui penggunaan headingnya, baik itu heading 1, heading 2 dan heading 3.
2.        Setelah kita memblok masing-masing judul itu, tentunya kita akan berada pada lembar paling bawah, untuk mempercepat kita kelembar paling awal kita dapat menggunakan control+home. Setelah berada dilembar awal, untuk membuat daftar isi kita membutuhkan halaman kosong yang baru, kita dapat menggunakan kunci control+enter setelah itu kita ketikkan Daftar isi lalu enter.
3.        Pada word 2003, letakknya di:  tool insert >> reference >> index and table >> table of contents >> OK. Lalu akan muncul daftar isi secara otomatis.
4.        Pada word 2007, letakknya di: tool reference >> table of contents >> pilih model >> OK. Lalu akan muncul daftar isi secara otomatis.
5.        Daftar isi tersebut masih dapat diedit ulang:
     Untuk mengedit judul atau sub judul, caranya :
Pada word 2003, Klik kanan mouse pada daftar isi tersebut >> update table of contents >> update entire table.
Pada word 2007, klik daftar isi tersebut akan muncul diatas kiri daftar isi update table lalu klik >> update entire table >> OK. 
Untuk mengedit nomor halaman, caranya:
Setelah kita memperbaiki nomor halaman karya ilmiah kita, tentu tidak sama lagi dengan nomor halaman daftar isi yang telah kita buat sebelumnya dan untuk mengubahnya sesuai dengan yang baru, caranya:
Pada word 2003, klik kanan mouse pada daftar isi tersebut >> update table of contents >> update page numbers only >> OK. Maka, hasilnya akan sesuai lagi dengan pengaturan yang baru.
Pada word 2007, klik daftar isi tersebut akan muncul diatas kiri daftar isi update table lalu klik >> update page numbers only >> OK.
    Untuk mengedit kesalahan pengetikan dan sejenisnya, kita dapat melakukannya pada teks kita langsung yang telah berubah warna ketika kita atur headingnya tadi.



DAFTAR TABEL

Daftar table dapat kita buat dengan langkah sebagai berikut:
1.      Table-tabel yang akan dibuatkan daftarnya itu telah tersedia sebelumnya.
2.      Klik-lah tabel tersebut, lalu akan muncul disebelah kiri atas kotak kecil tanda + >> letakkan kursor disana >> klik kanan >> insert caption (caption saja pada word 2003) >> muncul tabel caption >> klik new label >> ketik tabel >> OK. Akan muncul dibawah tabel sebelah kiri tulisan “tabel 1” (warnanya berubah) >> buatlah nama tabel disana. Lakukan seperti hal yang sama jika mempunyai beberapa buah tabel.
3.      Setelah semua tabel selesai diberi nama, sediakanlah lembar kosong untuk daftar tabel >> ketikkan daftar tabel >> enter.
Pada word 2007 klik tools Reference >> insert table of figure >> akan muncul table of figure >> OK. Akan muncul daftar tabel secara otomatis.
Pada word 2003 klik tools insert >> reference >> indeks and table >> pilih table of figures >> OK. Akan muncul secara otomatis daftar tabel ditempat yang kita sediakan tadi.

          DAFTAR GAMBAR
Seperti halnya daftar tabel, membuat daftar gambar juga melakukan hal yang hamper sama, berikut langkah-langkahnya:
1.      Gambar-gambar yang akan dibuatkan daftar gambarnya itu telah tersedia sebelumnya.
2.      Klik kanan gambar tersebut, lalu pilih insert caption >> new label >> ketik gambar >> OK. Akan muncul dibawah gambar tersebut gambar 1 dan beri gambar itu. Kalau masih ada gambar-gambar lain, lakukanlah hal yang sama.
3.      Setelah semua gambar diberi nama, sediakanlah lembar kosong untuk daftar gambar >> ketikkan daftar gambar >> enter.
Pada word 2007 klik tools Reference >> insert table of figure >> akan muncul tabel of figure >> OK. Akan muncul daftar gambar secara otomatis.
Pada word 2003 klik tools insert >> reference >> indeks and table >> pilih table of figure >> OK. Akan muncul secara otomatis daftar gambar.

Note   : Kita masih bisa lo mengedit dafar isi, daftar tabel, maupun daftar gambar sesuai dengan keinginan kita, baik itu mengedit fontnya, ukurannya, ketebalannya maupun warna dari font kita tersebut. Caranya klik dan blok saja tabel yang ingin diedit tersebut, edit deh…


Semoga tulisan ini dapat membantu teman-teman sekalian..!!